Mahasiswa Arsitektur UIN Saizu Kuliah Lapangan di Alun-Alun Purbalingga, Fokus Observasi Bahan Bangunan Lanskap

author-img En Hato November 27, 2025 No Comments

Program Studi Arsitektur UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto melaksanakan kegiatan Kuliah Lapangan yang melibatkan seluruh mahasiswa semester 1. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib Bahan Bangunan dengan fokus khusus pada elemen material lanskap.

Kuliah lapangan ini telah dilaksanakan pada Rabu, 26 November 2025, mulai pukul 08.30 WIB dengan memilih Alun-Alun Purbalingga sebagai lokasi studi. Pemilihan lokasi strategis ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar praktis dan nyata bagi mahasiswa dalam mengamati penggunaan berbagai jenis bahan bangunan di ruang publik.

Fokus Eksplorasi Material Lanskap

Revi Aulia selaku dosen pengampu mata kuliah Bahan Bangunan menekankan bahwa kegiatan observasi ini adalah jembatan antara teori di kelas dengan aplikasi di lapangan. Mahasiswa ditugaskan untuk melakukan observasi mendalam dan komprehensif terhadap elemen-elemen material yang membentuk landscape di area Alun-Alun Purbalingga.

Tugas utama yang harus diselesaikan oleh setiap mahasiswa meliputi lima poin penting:

  1. Observasi Langsung: Mengamati secara detail elemen material lanskap yang ada.

  2. Identifikasi: Menganalisis jenis material, fungsinya, karakteristik teknis, serta mencatat kelebihan dan kekurangan dari material tersebut dalam konteks desain luar ruang.

  3. Dokumentasi: Mengambil foto atau video yang relevan sebagai data pendukung.

  4. Penyusunan Laporan: Merangkum semua hasil pengamatan dalam format slide presentasi yang sistematis.

  5. Presentasi: Hasil pengamatan ini akan dipresentasikan dan didiskusikan pada pertemuan mata kuliah minggu berikutnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan analitis mahasiswa arsitektur dalam memilih dan mengevaluasi material bangunan yang sesuai, khususnya untuk kebutuhan desain lanskap. Pemahaman praktis tentang bahan bangunan dan elemen arsitektur lanskap ini sangat krusial dalam menghasilkan desain yang fungsional, estetis, dan berkelanjutan.