Dosen Arsitektur UIN Saizu Ambil Peran dalam Pengembangan Skema Sertifikasi BNSP Saintek Terbaru

author-img En Hato November 19, 2025 No Comments

Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas profesionalisme di bidang arsitektur. Dosen dari Program Studi Arsitektur UIN Saizu secara aktif berpartisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) mengenai Materi Uji Kompetensi (MUK) untuk pengembangan skema baru Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Sektor Sains dan Teknologi (Saintek).

🏛️ Fokus pada Skema Analisis Pencatatan dan Perencanaan Arsitektur

FGD yang krusial ini berfokus pada perumusan Skema Analisis Pencatatan dan Perencanaan Arsitektur. Skema ini dirancang untuk memastikan bahwa lulusan dan praktisi memiliki kompetensi terstandardisasi dalam melakukan analisis tapak, pencatatan kondisi eksisting bangunan, serta menyusun dasar-dasar perencanaan arsitektur sesuai dengan kaidah dan regulasi yang berlaku.

Partisipasi aktif dosen Arsitektur UIN Saizu dalam penyusunan MUK ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kurikulum akademik dengan kebutuhan riil industri dan standar kompetensi nasional. Hal ini akan berdampak langsung pada peningkatan mutu lulusan yang siap bersaing di pasar kerja.

“Keterlibatan kami dalam FGD ini adalah upaya nyata untuk memastikan bahwa standar kompetensi profesi arsitek, khususnya pada tahapan analisis dan perencanaan dasar, relevan dengan perkembangan teknologi dan tuntutan stakeholder,” ujar Fariz Nizar, Koordinator Prodi Arsitektur UIN Saizu.

Relevansi Skema BNSP Saintek Baru bagi Dunia Pendidikan

Pengembangan Skema BNSP Saintek yang baru ini sangat vital. Sertifikasi profesi menjadi indikator penting dalam pengakuan kompetensi seseorang, dan dengan adanya skema yang spesifik, proses sertifikasi di bidang arsitektur akan menjadi lebih terarah dan kredibel.

Langkah ini sejalan dengan visi UIN Saizu untuk menjadi perguruan tinggi unggul yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan profesionalisme. Dosen Arsitektur UIN Saizu diharapkan dapat membawa pulang hasil FGD ini untuk diintegrasikan ke dalam materi perkuliahan, sehingga mahasiswa sejak dini terpapar dan dipersiapkan untuk menghadapi uji kompetensi profesi.

Upaya Peningkatan Mutu dan Akreditasi

Keikutsertaan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Prodi Arsitektur UIN Saizu dalam meningkatkan mutu pendidikan dan akreditasi. Dengan menjadi bagian integral dalam perumusan standar profesi nasional, Prodi Arsitektur UIN Saizu menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang responsif dan proaktif terhadap dinamika kebutuhan industri jasa konstruksi dan perencanaan.

Hasil dari FGD MUK ini akan menjadi acuan bagi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk melaksanakan uji kompetensi di seluruh Indonesia. Dengan demikian, dosen Arsitektur UIN Saizu tidak hanya berkontribusi untuk kampus, tetapi juga untuk kemajuan profesi arsitektur di tingkat nasional.