Program Studi Arsitektur Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto melaksanakan kegiatan fieldtrip komprehensif ke Surakarta pada Senin, 13 Oktober 2025. Kegiatan studi banding dan studi lapangan ini melibatkan puluhan mahasiswa dan didampingi oleh dosen pendamping, bertujuan untuk memperkaya khazanah keilmuan arsitektur mahasiswa melalui observasi langsung terhadap bangunan bersejarah hingga modern.

Rangkaian kegiatan diawali dengan studi banding di lingkungan akademis. Rombongan UIN Saizu disambut hangat dalam pertemuan dengan jajaran Prodi Arsitektur Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk bertukar pikiran mengenai kurikulum, metode pengajaran, dan perkembangan terkini di dunia arsitektur, khususnya dalam konteks perguruan tinggi.


Setelah sesi akademis, kegiatan dilanjutkan dengan studi lapangan ke dua objek arsitektur ikonik di Surakarta. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pura Mangkunegaran, sebuah istana Kadipaten yang kaya akan nilai sejarah dan filosofi arsitektur Jawa klasik. Di sini, para mahasiswa tidak hanya mendengarkan penjelasan mengenai elemen-elemen desain tradisional, namun juga secara langsung mengaplikasikan ilmu mereka melalui sesi “live sketch”. Kegiatan menggambar cepat di lokasi ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami proporsi, detail ornamen, dan tata ruang kompleks secara mendalam.

Objek studi lapangan berikutnya adalah Masjid Syeikh Zayed, sebuah mahakarya arsitektur Islam kontemporer yang menjadi simbol persahabatan Indonesia-Uni Emirat Arab. Mahasiswa Arsitektur UIN Saizu memiliki kesempatan untuk menelaah secara rinci desain masjid yang menggabungkan elemen arsitektur Timur Tengah dengan sentuhan lokal. Mereka mempelajari struktur modern, material yang digunakan, hingga aspek pencahayaan dan akustik yang membuat bangunan ini menjadi objek studi yang sempurna untuk arsitektur masa kini.

Secara keseluruhan, kegiatan fieldtrip yang berlangsung selama satu hari penuh ini berjalan dengan sukses dan lancar. Para mahasiswa Arsitektur UIN Saizu Purwokerto menyatakan bahwa mereka mendapatkan manfaat yang signifikan.
“Kunjungan ke Prodi Arsitektur UNS membuka wawasan kami tentang standar akademik, sementara live sketch di Pura Mangkunegaran mempertajam kepekaan kami terhadap detail tradisional,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa. “Belajar langsung dari arsitektur Masjid Syeikh Zayed juga memberikan perspektif baru tentang bagaimana desain modern dan megah dapat berharmoni dengan nilai-nilai spiritual.”

Fariz Nizar selaku Koordinator Prodi Arsitektur dan dosen pendamping berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan untuk mengintegrasikan teori di kelas dengan praktik di lapangan, sesuai dengan visi Prodi Arsitektur UIN Saizu untuk mencetak lulusan yang unggul, progresif, dan kreatif. Manfaat dari fieldtrip ini diharapkan mampu menjadi modal berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide rancangan arsitektur yang inovatif dan berkarakter di masa depan.