31 Oktober 2025 – Mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti Workshop Archicad. Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Arsitektur ini sukses digelar pada Jumat, 31 Oktober 2025, di Aula Gedung S Kampus 2 UIN Saizu Purwokerto.

Tujuan Utama: Menguasai Archicad dan Teknologi BIM
Workshop Archicad UIN Saizu ini memiliki tujuan krusial: pengembangan skill perancangan bangunan modern dan penunjang kemampuan digital arsitektur mahasiswa. Archicad sebagai salah satu perangkat lunak Building Information Modeling (BIM) terdepan, kini menjadi kompetensi wajib bagi para calon arsitek.
Workshop ini berfokus pada penguasaan Archicad. Dalam industri arsitektur modern, BIM telah menjadi standar global untuk menciptakan model bangunan 3D yang parametrik, mengintegrasikan desain, dokumentasi, hingga manajemen proyek dalam satu model terpusat.
Penguasaan Archicad bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan fondasi kompetensi bagi arsitek di era digital. Dengan menguasai BIM, mahasiswa Arsitektur UIN Saizu Purwokerto dilatih untuk menghasilkan gambar teknis yang akurat secara otomatis, meningkatkan efisiensi kolaborasi lintas disiplin, dan meminimalkan potensi kesalahan konstruksi di lapangan. Tujuan utama agenda ini, yaitu pengembangan skill perancangan bangunan dan penunjang kemampuan digital arsitektur, berhasil tercapai dengan masif.

Acara yang berjalan dengan baik dan lancar ini dipadati peserta, yaitu seluruh mahasiswa Arsitektur UIN Saizu Purwokerto, menegaskan komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi revolusi industri 4.0 di bidang konstruksi.
Keberhasilan workshop ini didukung oleh materi yang komprehensif dari tiga pemateri ahli yaitu Hakimuddin Attoyibi, M.Arch., Dosen Arsitektur UIN Saizu Purwokerto berkolaborasi dengan Fadhilah Aniisah, M.Arch., dan Artanti Ayu, M.Sc., Dosen Arsitektur dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Kolaborasi antar-kampus ini memberikan wawasan multidisiplin mengenai penggunaan Archicad untuk proyek-proyek perancangan yang kompleks.


Ketua HMPS Arsitektur, Rizqi Ariestya, menekankan pentingnya agenda ini. “Kami fokus pada peningkatan kemampuan digital arsitektur melalui Archicad. Ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan mahasiswa Arsitektur UIN Saizu Purwokerto siap bersaing di pasar kerja,” kata Rizqi.
Sementara itu, Ketua Panitia, Hamada Azmi, menyampaikan apresiasi atas kelancaran acara. “Antusiasme peserta Workshop Archicad ini sangat luar biasa. Ini adalah sinyal positif bahwa mahasiswa menyadari pentingnya pengembangan skill perancangan bangunan berbasis digital,” jelas Hamada.

Diharapkan, dengan bekal penguasaan Archicad dan BIM, lulusan Arsitektur UIN Saizu akan menjadi profesional yang siap berkontribusi pada pembangunan nasional, khususnya di wilayah Banyumas, dengan kemampuan teknis dan digital yang terintegrasi dan berdaya saing global. Agenda ini menutup tahun 2025 dengan pencapaian positif dalam upaya peningkatan mutu akademik dan profesionalisme mahasiswa.